Ilustrasi kandang Lemprak/Instagram.com @kandang_gesang

SRILESTARIFARM– Kandang Lemprak merupakan salah satu tempat budidaya kambing dan domba yang terbilang paling murah dan sederhana.

Peternak cukup menyediakan lahan yang tak mudah tergenang air, sedikit ada teduhan pepohonan dan pagar pembatas.

Kandang Lemprak memang hanya beralaskan tanah. Sistem pemeliharaan semi alami ini tentu membutuhkan perhatian khusus karena mobilitas kambing tetap berada di dalam kandang.

Kandang Lemprak ini cocok buat peternak yang ingin memadukan konsep edukasi wisata. Sistem kandang Lemprak memudahkan pengunjung untuk mengamati kambing dan domba yang hanya diberi batas pagar.

Kandang ini umumnya digunakan untuk jenis kambing atau domba pedaging serta penggemukan.

Pahami Jenis Kambing

Sebelum menentukan jenis kandang, peternak tentu harus memahami karakteristik kambing yang dimiliki dengan habitatnya.

Sebab, ada jenis kambing yang suka dengan iklim dingin dan rentan terkena paparan sinar matahari. Sebaliknya, ada kambing yang tahan dengan cuaca ekstrem dan lingkungan gersang.

Fungsi Kandang

Setelah memahami karakteristik kambing yang sesuai dengan habitatnya, serta menentukan jenis kandang yang cocok, peternak perlu kembali memahami apa fungsi kandang itu.

Pertama, kandang berfungsi
untuk melindungi ternak dari pemangsa dan kondisi lingkungan yang ekstrim

Kedua, tempat untuk berproduksi (kawin dan beranak)
Tempat untuk makan, minum dan istirahat bagi kambing

Ketiga, mencegah ternak kambing agar tidak merusak tanaman

Keempat, tempat untuk merawat ternak yang sakit dan memudahkan pengontrolan ternak kambing

Komponen Penting Kandang Lemprak

Kandang Lemprak cocok buat peternak yang memiliki kambing atau domba dalam jumlah yang sedikit. Kandang ini memang paling sederhana dan murah, sebab peternak hanya cukup menyediakan pagar pembatas.

Umumnya, kandang Lemprak tak menyediakan palungan atau wadah pakan. Hijauan atau rumput langsung diberikan di atas tanah yang menjadi alas kambing.

Tentu ini akan berisiko besar kambing terserang penyakit, bila pakan hijauan yang terkena tanah basah dan kotor termakan oleh kambing.

Untuk itu, lebih baik peternak menyediakan tempat khusus untuk tempat makan kambing.

Bisa juga dengan memberi lapisan cor semen pada tanah di beberapa bagian dan dilapisi jerami, untuk meminimalisir tercampurnya tanah dan kotoran dengan pakan.

Bisa juga dimodifikasi dengan memberikan lantai bambu atau kayu setebal 5-10 centimeter sebagai alas tempat tidur ternak.

Peternak juga perlu memisahkan kambing anakan, indukan dan pejantan untuk proses mengawinkan. Sekat pemisah diperlukan agar tidak muncul dominasi makanan dan kenyamanan kambing.

Kelebihan Kandang

Sistem kandang Lemprak tentu juga memiliki sisi kelebihannya sendiri. Selain mempermudah pemantauan kambing, sistem ini juga menguntungkan bila ingin menambah penghasilan dari produksi pupuk kandang.

Sistem kandang Lemprak sangat cocok untuk produksi pupuk kandang karena bagian kotoran, urine dan pakan langsung menyatu saat dibersihkan.

Umumnya dengan sistem ini peternak akan membersihkan kandang untuk diambil pupuknya dalam periode 3-6 bulan.

Kandang Lemprak memang sangat cocok untuk bisnis penggemukan, pupuk kandang, sekaligus destinasi wisata. Namun, catatan pentingnya, peternak harus rajin menjaga kebersihan kandang agar tak menimbulkan bau berlebihan. (mua)

Referensi:

mitrapost.com

gdm.id/kandang-domba/

medion.co.id/mengenal-sistem-perkandangan-ternak-kambing/

cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/93579/MANAJEMEN-PERKANDANGAN-KAMBING-YANG-BAIK/

 

Komentar Anda